Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Memimpin Acara Tradisi Serah Terima Jabatan: Menghargai Dedikasi dan Menginspirasi Perubahan
Malang I serulingmedia.com – Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Anton Yuliantoro, S.I.P. M.Tr.(Han)., memimpin jalannya acara lepas sambut Asintel Kasdivif 2 Kostrad dan tradisi laporan Korps Pamen Divif 2 Kostrad berlangsung di Hall bawah Madivif 2 Kostrad, Singosari, Kabupaten Malang. Pada hari Selasa (07/05/2024).

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Anton Yuliantoro mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kolonel Inf Erwin Agung T.W.A., S.T., M.Tr.(Han) dan Letkol Inf Septivan Adrianto, S.Hub.Int., beserta istri atas dedikasi dan pengabdian mereka selama bertugas di Divisi Infanteri 2 Kostrad.
Mayjen TNI Anton Yuliantoro juga mengucapkan selamat bertugas kepada mereka di tempat pengabdian yang baru, sembari berharap agar pengalaman yang didapat selama bertugas dapat menjadi bekal untuk meraih keberhasilan di masa mendatang.
“Saya juga ingin menyambut Letkol Inf Setyo Budiyono, S.H., M.Tr.(Han).beserta istri, yang baru saja dipercayakan untuk menjabat di Divisi Infanteri 2 Kostrad. Pengangkatan jabatan ini merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Saya berharap agar beliau dapat menggunakan seluruh tenaga dan kemampuannya untuk kemajuan Divisi Infanteri 2 Kostrad dengan penuh tanggung jawab,” ujar Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad.

Serah terima jabatan di lingkungan TNI AD, khususnya di Divisi Infanteri 2 Kostrad, dianggap sebagai proses alamiah dalam manajemen organisasi. Hal ini bertujuan untuk mendorong semangat pembaruan dan penyegaran pola pikir guna meningkatkan kualitas kinerja dan produktivitas organisasi, serta pengembangan karier bagi para perwira yang bersangkutan.
Acara serah terima jabatan tersebut turut dihadiri oleh Irdivif 2 Kostrad, Asren Divif 2 Kostrad, para asisten Kasdivif 2 Kostrad, para Irut Itdivif 2 Kostrad, para Dansatjar Divif 2 Kostrad, Perwira Staf Divif 2 Kostrad, serta Ketua Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad beserta pengurus lainnya. ( Eno )






