Benchmarking ke Universitas Brawijaya, FST UIN Malang Perkuat Kompetensi Wirausaha Mahasiswa

WhatsApp-Image-2026-10-20-at-10.01.41

Malang | Serulingmedia.com – Untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan mahasiswa, memperluas pengalaman praktik bisnis, serta menyiapkan lulusan yang mandiri dan inovatif, Tim Saintekpreneur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan benchmarking ke ABC Mart, Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya, Senin (19/10/2026).

Kunjungan ini bertujuan menggali praktik pengelolaan unit usaha di lingkungan perguruan tinggi yang dapat menjadi referensi pengembangan Saintekpreneur.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan memperoleh kesempatan belajar tentang pengelolaan usaha secara nyata, mengembangkan pola pikir bisnis, serta meningkatkan kesiapan dalam merintis dan menjalankan usaha secara mandiri.

Kedatangan Tim Saintekpreneur disambut Wakil Dekan III FTAB Universitas Brawijaya, Dr. Ir. Mochamad Bagus Hermanto, S.TP., M.Sc., dan Wakil Dekan I, Endrika Widyastuti, S.Pt., M.P., M.Sc., Ph.D.

Tim Saintekpreneur FST UIN Malang didampingi Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dr. Akyunul Jannah, S.Si., M.P. Pendampingan ini menunjukkan dukungan pimpinan fakultas terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi mahasiswa.

Dalam kunjungan tersebut, tim mempelajari pengelolaan ABC Mart sebagai bahan pertimbangan untuk merancang program Saintekpreneur yang lebih aplikatif.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi kegiatan yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan manajerial, memahami proses operasional usaha, mengembangkan kreativitas, serta mengenali peluang pasar.

Penguatan program ini juga diarahkan agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis tentang kewirausahaan, tetapi memiliki pengalaman belajar yang mendukung kemampuan mengambil keputusan, memecahkan masalah, bekerja sama dalam tim, dan membangun usaha secara berkelanjutan.

Selain bertukar pengalaman, kunjungan ini membuka ruang komunikasi antara FST UIN Malang dan FTAB Universitas Brawijaya untuk menjajaki peluang kerja sama di bidang kemahasiswaan dan kewirausahaan.

Jejaring antarfakultas tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran dan pengembangan kapasitas mahasiswa.

Melalui benchmarking ini, FST UIN Malang mendorong Saintekpreneur menjadi wadah pembelajaran kewirausahaan yang berorientasi pada pengembangan kompetensi dan kemandirian mahasiswa.

Dengan pengelolaan program yang lebih terarah, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan ide bisnis menjadi peluang usaha serta memiliki bekal untuk menghadapi tantangan dunia kerja dan persaingan ekonomi.( Eno)