`Dr. Muhammad Saefi Tembus 10 Besar MTQ KORPRI Nasional 2026, Bawa Nama FST UIN Maliki Malang

DOSEN MASUK MTQ_11zon

Malang | Serulingmedia.com — Dr. Muhammad Saefi, M.Pd., dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, mengukir prestasi di tingkat nasional. Ia berhasil menembus 10 besar cabang Karya Tulis Al-Qur’an Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi FST UIN Maliki Malang. Capaian Dr. Muhammad Saefi sekaligus menunjukkan bahwa kompetensi akademik sivitas fakultas tidak hanya berkembang dalam bidang sains dan teknologi, tetapi juga mampu diwujudkan melalui karya berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 berlangsung pada 23–30 Agustus 2026 di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan.

Ajang tersebut mempertemukan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dalam sejumlah cabang perlombaan Al-Qur’an. MTQ KORPRI menjadi ruang bagi anggota KORPRI untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan kemampuan keagamaan, intelektual, dan kreativitas.

Pada cabang Karya Tulis Al-Qur’an Putra, Dr. Muhammad Saefi berhasil membawa karyanya masuk dalam jajaran 10 besar tingkat nasional. Capaian ini menunjukkan kualitas kemampuan akademik dan intelektual yang dimilikinya dalam mengembangkan kajian Al-Qur’an melalui pendekatan ilmiah.

Karya Tulis Al-Qur’an menjadi salah satu bentuk aktualisasi pesan-pesan Al-Qur’an dengan pendekatan intelektual yang relevan dengan perkembangan kehidupan masyarakat. Karena itu, capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi personal, tetapi juga turut membawa nama FST UIN Maliki Malang di panggung nasional.

Prestasi Dr. Muhammad Saefi juga sejalan dengan karakter pendidikan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mengintegrasikan keilmuan umum dengan nilai-nilai keislaman.

Bagi FST UIN Maliki Malang, keberhasilan tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan sains dan teknologi dapat berjalan beriringan dengan penguatan nilai spiritual dan kajian Al-Qur’an. Integrasi keilmuan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang unggul dan berkarakter.

Keikutsertaan Dr. Muhammad Saefi dalam kompetisi tingkat nasional diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa FST untuk terus mengembangkan potensi serta menghasilkan karya-karya yang mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.

FST UIN Maliki Malang menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat budaya akademik yang unggul, integratif, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman di lingkungan fakultas.

Dr. Muhammad Saefi kini tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjadi representasi FST UIN Maliki Malang dalam menunjukkan bahwa tradisi keilmuan, sains, dan nilai-nilai Al-Qur’an dapat berjalan dalam satu napas. ( Eno)